Lanjut Sisca, langkah Kementerian Agama menerapkan teknologi ini sudah tepat. Sebab, sistem ini dapat menunjang visi pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah. Kepala Kantor Kementerian Agama Jakarta Pusat, H. Mahrus Umar menegaskan untuk mempercepat peningkatan pelayanan jamaah, pemerintah tahun ini, akan menggunakan teknologi canggih berbasis informasi.
Sementara, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama Jakarta Pusat, H. Suyadi, menambahkan posisi teknologi biometrik dalam sistem pendaftaran haji sangat vital. “Sistem baru ini dapat memperkuat hasil data. Lebih akurat. Alias tepat,” bebernya. online ke tiga instansi : Imigirasi, Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Daker Mekkah dan Madinah
Penggunaan biometrik, kuantitas input data calon jamaah lebih banyak. Misalnya, ada penginputan masa berlaku KTP, tanggal lahir ayah dan ibu kandung, scan data seluruh lembar persyaratan yakni KTP, KK, surat nikah, buku tabungan dan akte kelahiran,” ujarnya. Lanjut Suyadi, sejak diterapkan 15 Januari lalu, sudah 416 jamaah didata dengan Biometrik. (Rio)
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori
pengetahuan haji
/
pengetahuan tentang miqat
dengan judul
412 Calhaj Jakarta Pusat Mendapat Pelayanan Haji Biometrik
. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL
https://haji-umrah-travel.blogspot.com/2013/03/412-calhaj-jakarta-pusat-mendapat.html
. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown
-
Rabu, 27 Maret 2013
Belum ada komentar untuk " 412 Calhaj Jakarta Pusat Mendapat Pelayanan Haji Biometrik "
Posting Komentar